Banyak yang bilang Kampung Inggris adalah tempat yang efektif untuk belajar bahasa Inggris. Menurut info dan issue yang beredar, "katanya" orang-orang di sana selalu menggunakan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari pedagang makanan, supir angkot, tukang ojek, dan warga sekitar. Atas dasar itulah, banyak orang memilih lokasi ini untuk memulai ataupun memperlancar Bahasa Inggris mereka.
Akhir tahun 2014, saya mencoba untuk kesana dengan modal bahasa Inggris yang pas-pasan. Berharap ada hasil yang memuaskan setelahnya. Singkat saja saya bahas tentang transportasi yang digunakan :
1. dari stasiun Senen - stasiun Kediri (kereta)
2. stasiun Kediri - pesimpangan (becak)
3. Persimpangan - lokasi tempat study (mobil sewaan)
Mode transport yang saya gunakan sebetulnya tidak umum, mungkin karena bawaan karakter saya yang suka tawar menawar yang pada akhirnya menghemat puluhan ribu rupiah (ini cukup berharga disaat uang receh mulai tipis). Hehehe
Saran saya untuk transportasi bisa disesuaikan sama budget, selalu dilihat harga update perkendaraan, karena harga selalu berubah-ubah, tergantung kondisi perekonomian dan keadaan di lokasi. Kalau bisa di tawar silahkan saja.Atau minta informasi teman yang ada di sana atau tempat les yang akan dituju tentang kisaran harga transportasi disana.
Hal utama yang harus di kuatkan saat ingin belajar di Pare adalah purpose. Apa tujuan belajar di sana ? Karena itu akan membantu bagaimana kita memilih tempat les. Selain itu juga membantu disaat kita mengalami shock culture sehingga motivasi dan semangat belajar akan kembali seperti semula. Tujuan belajar disini bermacam-macam mulai dari yang ingin belajar dari paling basic (belajar dari 0), sampai ke tahap yang tertinggi yaitu untuk preparation study abroad, IELTS dan TOEFL. Setelah tujuan sudah bulat, silahkan memilih tempat les yang sesuai kriteria, Info lengkap ada di sini kampung-inggris.com
Belajar di Kampung Inggris sebetulnya bukan jaminan setelah selesai study di sana kita bisa fasih dalam berbahasa Inggris. Ada beberapa faktor yang menentukan seperti tempat les yang dipilih, lingkungan belajar, temen kost/dorm, dan yang paling besar pengaruhnya adalah "diri sendiri". Jangan kecewa saat melihat keadaanya tidak ideal seperti yang mereka bilang, seperti yang mereka janjikan. Misalnya, kondisi dorm yang tidak nyaman, teman kost yang tidak membantu upgrade diri, tidak semua orang berbahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan belum meningkat signifikan dan segala problem yang ada. Itulah kenapa saya katakan di awal, yang menguatkan kita untuk belajar di sana adalah purpose dan kemauan dari diri sendiri. Jangan heran kalau ada orang yang lebih banyak bercanda nya daripada belajar. Karena ga semua orang di sana untuk study, ada yang hanya liburan, iseng-iseng, atau salah pergaulan. Jadi ambil yang baik saja. GA akan ada hasilnya atau ngga efektif kalau belajar hanya seadanya. Perlu usaha lebih.
Pesan saya untuk teman-teman yang ingin belajar disana :
1. Tentukan dengan matang purpose belajar disana
2. Baca informasi selengkap-lengkapnya tentang tempat les yang akan dipilih
3. Belajarlah dengan serius, ingat tujuan dan focus
4. Cobalah untuk memorize minimal 20 kata perhari
5. Gunakan Bahasa Inggris 24 jam (percuma dateng kesana masing speak Bahasa)
6. Focus pada diri sendiri, jangan bandingkan dengan orang lain, karena tiap orang beda nasib
7. Cari temen atau tutor yang bisa bantu upgrade kosa kata atau conversation
8. Nikmatin setiap proses yang dijalanin, jangan ngeluh, ingat purpose
9. Jaga kesehatan, fisik dan stamina
10.Transportasi dan Logistic disesuaikan budget masing-masing.
Untuk yang mau sharing, bisa langsung comment ke thread ini. Good luck guys :)