Malam ini begitu hening. Biasanya tetangga sebelah meramaikan malam dengan gitar dan tabuhan galon yang mereka pakai sebagai gendang. Alat itu yang sering mereka pakai untuk berdendang. maklumlah, saya tinggal dilingkungan yang padat penduduk, dengan setumpuk bata ataupun triplek yang menjadi batas rumah. Sehingga suara yang keluar dari rumah sebelah dapat didengar.
Kesunyian yang jarang seperti ini, membuat malam seperti berkilau, atau memang suasana hati saya yang sedang galau. Lupakanlah !. Teringat sebuah kalam Illahi dan sebuah buku yang saya baca sore tadi. Keduanya sama-sama menjelaskan tentang iman. Sebuah kata yang sering didengar, dan sering pula terlupa. Tapi malam itu saya ingat.
Sambil rebahan, saya coba membuka media berita online. Hari ini isinya penuh dengan duka cita, dari cerita negara yang kemalingan (dikorupsi) sampai kecelakaan lalu lintas. Bosan dengan berita, beralih ke sosial media. Apalagi kalau bukan facebook dan twitter. Saat membuka home (facebook), terlihat sebuah tulisan "what's on your mind ?" . Jujur, di mobile phone tertulis demikian, namun via pc/laptop tulisan itu beruba-ubah. Kalau saya perhatikan ada beberapa jenis, diantaranya :
"How are you felling, Dion ?"
"What's happening, Dion ?"
"What's going on, Dion ?"
"How's it going, Dion ?"
Anggaplah hari itu facebook berubah menjadi manusia dan mengatakan itu semua kepada kita. Pasti teman-teman saya yang punya retorika berlebih (alay) akan bilang "kepo bangets sih ?" hehe
Back to iman. Dari beberapa pertanyaan (facebook) itu saya teringat tentang iman. Bisa jadi ini efek buku dan kalam Illahi yang dibaca tadi. Pertanyaan itu seolah-olah berubah dengan beberapa pengingatan khususnya untuk saya sendiri :
what's on your mind ?
apa kamu masih beriman ?
what's on your mind ?
sudah berapa banyak kamu membaca Al-Qur'an?
what's on your mind ?
apa kamu masih menjadikan Rasulullah sebagai teladan ?
what's on your mind ?
apa kamu yakin dengan amalmu sekarang bisa menjadi andalan ?
what's on your mind?
amalan sunnah itu apa masih kamu remehkan ?
what's on your mind ?
apa infakmu benar-benar kamu ikhlaskan ?
what's on your mind ?
apa kamu mengatakan sesuatu yang tak kamu kerjakan ?
what's on your mind ?
apa kamu masih ingat, tentang amanah yang akan dipertanggung jawabkan ?
what's on your mind ?
apa di hatimu masih ada Tuhan ?
Sejenak saja merenungkan hal itu semua. Kemudian mencoba berbagi dengan kawan-kawan yang lain. Karena berbagi yang indah adalah berbagi kebenaran. Kalimat singkat tersebut seakan menjadi sebuah intruksi, tentang berbagi nasehat atau memberikan status yang informatif. Maafkanlah saya yang khilaf. Yang mencoba berbenah diri dan memberikan sesuatu yang baik.

