Duhai diri, menangislah...
Menangislah ketika engkau tak lagi khusyu' beribadah..
Menjadikan aktivitas itu sekedar gerakan kosong...
Berfikir yang tak fokus kepada Tuhan...
Banyak angan dan akhirat pun terlupakan..
Duhai diri, menangislah...
Menangislah ketika puasamu hanya sekedar menahan lapar dan dahaga..
Tak peka makna arti hadir Tuhan di sampingmu..
Kemaksiatan masih bergerilya menyertaimu...
Tak peduli Ar-Rayan kau dapati atau tidak..
Duhai diri, menangislah...
Menagislah ketika malam-malammu dipenuhi dengan dengkuran...
Memanjakan syaitan dalam angan-angan,,,
Terlelap bagai kerbau yang tak perduli singa di depannya...
Tak peduli Tuhan yang telah menunggu disepertiga malam...
Sementara makhluknya setiap waktu kau temui...
Duhai diri, menangislah...
Menangislah ketika kitab suci tak jadi pedoman...
Lagu-lagu nasehat tak jadi pelajaran...
Menikmati suara sang kafir yang mendayu-dayu...
Sehingga kau lupa siapa dirimu...
Duhai diri, menangislah...
Menangislah ketika Ramadhan kau buang percuma...
Seolah-olah setiap waktu kau akan berjumpa..
Saat sepertiga malam kau makan...
Kemudian melelapkan siang dan membiarkan malam..
Tak satupun amalan yang kau banggakan..
Kecuali keluh kesah saat lapar..
Dan mengkufuri hidangan disaat makan...
Duhai diri, menangislah...
Menangislah ketika engkau tak mampu lagi menangis..
Muhasabahmu adalah lagu-lagu makhluk...
Perasaanmu biasa ketika mendengar ayat...
Padahal, orang yang beriman hatinya bergetar ketika mendengar nama-Nya...
Ya Rabb...
Jadikan aku benar-benar mencintai-Mu sepenuh hati..
Menjadikan mata ini tak tersentuh api-Mu...
Lebih nyaman dekat diri-Mu...
Dan mendekat kepada-Mu bukanlah suatu hal yang berat..
Selasa, 02 Agustus 2011
Duhai diri,,, menangislah...
2011-08-02T23:11:00+07:00
Dian Rusdiyanto
sastra|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

