Semangatnya begitu membara...
Ia tahu, saat yang ia nantikan kini akan segera tiba..
Hanya sekedar untuk berpesta dalam latihan...
Untuk menepis ragu dengan pembuktian..
Untuk berbagi dalam cerita dalam perjalanan..
Ia tak tampak malu dan ragu-ragu akan sebuah pengumuman..
Tentang namanya..
Ya, tentang dirinya..
Baginya, gengsi itu hanya ada di kerak neraka..
Hitam putih, kini menjadi sebuah dambaan..
dalam kerinduan, juga dalam perlakuan...
Ia haus akan rekaman jejak langkahnya..
Hatinya selalu merongrong gejolak cita..
Tak boleh takut...
Tak boleh terlambat..
Tak ada kata tak sempat..
Selama aku masih bisa bicara di dadamu..
Esok adalah waktunya...
Episode hidupnya..
Menyongsong satu, untuk dapat dua...
bahkan tiga..
awalan, cita dan cinta...
Senin, 27 Juni 2011
Semangat Hitam Putih
2011-06-27T17:28:00+07:00
Dian Rusdiyanto
sastra|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
