Senin, 04 Juli 2011

Dikotomi Manusia

Tak ada yang lebih ku kenal, selain debu yang kusebut manusia..
Panoramanya begitu menggelegar, membuat bola besar ini terasa ramai..
Ada yang sujud dikaki bunda, ada pula yang membuatnya menjadi bangkai..
Ada yang loyal terhadap kawan, ada yang meninggalkannya menangis ditepi jalan..
Ada yang setia terhadap kekasihnya, ada pula yang punya kekasih tidak hanya dia...

Hati terasa tertusuk bambu yang kasar dan tumpul...
Pemandangan yang mengubur syukur dan mengundang kesombongan...
Kau sukses membuat hatiku menangis...

Penghuni dunia tak ada habisnya...
Setiap masa ada saja tingkah laku degilnya...
Kau muliakan tamumu yang sepangkat denganmu..
Sementara kau ludahi mereka yang dibawahmu..
Kau cintai mereka yang bisa memberi intan kepadamu..
Sementara kau tampar si miskin yang memelas...
Kau begitu kagum dengan keindahan tubuhmu...
Sementara kau penggal perasaan si buruk rupa...
Tak sekalian saja kau beli neraka ini dengan uang bapakmu...
.