Rabu, 06 Juli 2011

Maafkan aku ukhti, yang telah membuatmu menangis...

Tenang kumelangkah meninggalkan jejak...
Merefleksikan diri dari banyaknya putaran roda...
Tak seorang pun tau siapa yang datang...
Hanya ada hati yang pilu mendengar suara yang tersedu sedan....

Kulihat, ukhtiku sedang menagis...
Kulihat dan kuhampiri...
Ku ajak bicara, ia tak bilang apa-apa...
Ku ajak bercanda, ia hanya bilang huruf "a"
Hee,,,aku maklumi hal itu sebagai kelemahan dirimu...

Ukhti, mawarku...
Kuajak kau melihat kerasnya dunia ini...
Suatu saat, kau akan menangis dan tertawa dibuatnya..
Fisikmu boleh saja berubah,,,
Tapi hatimu harus tetap dijaga agar murni dari dosa...
Oh tidak,,,kenapa kamu menangis lagi..

Sahabat-sahabat sekalian,,,dalam perjalanan ini, kita pernah bahkan sering bertemu beberapa orang ulama,,atau sebut saja orang-orang soleh...
Terkadang kita menemukan keteduhan diwajahnya...
Tak lain tak bukan, karena kasih sayang dan rahmat dari-Nya...

Tidak ada dosa pada diri seorang bayi, adalah kepastian...
Tapi tak ada dosa pada seorang kiyai adalah kemungkinan...
Oleh karena itu wajar kalau wajah tanpa dosa itu sering membenamkan emosi yang akan bangkit dari jiwa...
Karena hakikat kita adalah tidak mencintai dosa dan keburukan,,,seandainya kita benar-benar menyadari hal itu..
Mari perbaiki diri... ^_^

Semoga bermanfaat...
salam dariku dan myniece